Kamis, 26 Maret 2020

Perhatikan video berikut



Hubungan Antar Dua Garis dan Sudut yang Terbentuk


Hubungan Antar Dua Garis dan Sudut Yang Terbentuk merupakan materi yang mengulas hubungan antar dua garis yang berpotongan serta sudut yang terbentuk dari perpotongan dua garis sejajar oleh sebuah garis. Hubungan dua garis dapat berupa berpotongan, sejajar, berimpit, dan bersilangan. Sedangkan sudut yang terbentuk dari perpotongan dua garis sejajar oleh sebuah garis dapat berupa sudut sehadap, bertolak belakang, dalam bersebrangan, luar bersebrangan, sepihak, dan luar sepihak.
Sudut yang terbentuk dari perpotongan dua garis dapat memungkinkan menghitung besar sudut lain jika diketahui besar suatu sudut. Misalkan diketahui besar sebuah sudut dari sudut yang terbentuk pada perpotongan dua garis sejajar oleh sebuah garis. Informasi besar sudut yang diberikan tersebut dapat memungkinkan untuk menghitung besar sudut lain. Bagaimana caranya? sobat idschool dapat mencari tahu cara mengetahui besar sudut dalam hubungan antar sudut melalui ulasan pada halaman ini.
Materi hubungan antara dua garis dan sudut yang terbentuk sering keluar di ujian nasional. Jadi, sebaiknya sobat idschool menyimak dengan baik materi mengenai hubungan antar dua garis dan sudut yang terbentuk berikut.
Baca juga: Persamaan Garis Lurus

Hubungan Antar Dua Garis

Garis adalah kumpulan titik-titik yang banyaknya tak terhingga yang saling bersebelahan dan memanjang ke kedua arah. Hubungan antara dua garis dapat berupa sejajar, berpotongan, berimpit, dan bersilangan.

Berimpit
Jika semua titik pada sebuah garis terletak pada garis lainnya, atau sebaliknya, maka kedua garis tersebut dikatakan berimpit.
garis berimpit
Dua Garis Sejajar
Karakteristik dua garis sejajar adalah kedua garis terletak pada satu bidang datar dan tidak mempunyai titik persekutuan (titik potong).
garis sejajar
BerpotonganDua garis dikatakan berpotongan jika dua garis itu mempunyai satu titik persekutuan (titik potong).
garis berpotongan
Dua Garis BersilanganDua garis bersilangan jika kedua garis terletak pada bidang yang berbeda dan kedua garis tidak sejajar dan tidak berpotongan.
garis bersilangan

Jenis Sudut dan Besar Sudut yang Terbentuk dari Perpotongan Dua Garis

Sebelum melanjutkan materi mengenai hubungan antar dua garis dan sudut yang terbentuk, mari kita mengenal sudut terlebih dahulu. Sudut adalah daerah yang dibatasi oleh dua sinar garis yang bertemu di satu titik pangkal. Perhatikan gambar sudut di bawah.
pengertian sudut
Keterangan:
  • O = titik pangkal
  • OA dan OB = kaki sudut
  • \angle AOB = daerah sudut
  Dilihat dari besar sudutnya, jenis – jenis sudut meliputi sudut lancip, sudut siku – siku, sudut tumpul, sudut lurus, dan sudut refleks. Kriteria masing – masing jenis sudut dapat disimak pada penjelasan di bawah.
Jenis – Jenis Sudut:
  1. Sudut Lancip (0^{o} \geq \theta \leq 90^{o})
  2. sudut lancip
     
  3. Sudut Siku-Siku (\theta = 90o)
  4. sudut siku-siku
     
  5. Sudut Tumpul (90^{o} < 0 < 180^{o})
  6. sudut tumpul
     
  7. Sudut Lurus \theta = 180^{o}
  8. sudut lurus
     
  9. Sudut Refleks 180^{o} < \theta < 360^{o})
sudut refleks

Pembahasan hubungan antar sudut juga memuat hubungan sudut komplemen dan suplemen. Apa itu sudut komplemen dan sudut suplemen? Simak penjelasannya berikut.
Komplemen ~ Sudut Berpenyiku
sudut penyiku atau komplemen
Hubungan antar sudut komplemen
    \[ \textrm{Penyiku} \angle \alpha = \angle \beta \]
    \[ \textrm{Penyiku} \angle \beta = \angle \alpha \]
    \[ \alpha + \beta = 90^{o} \]
  Sudut Berpelurus (Suplemen)
sudut pelurus atau suplemen
Hubungan antar sudut suplemen
    \[ \textrm{Pelurus} \angle \alpha = \angle \beta \]
    \[ \textrm{Pelurus} \angle \beta = \angle \alpha \]
    \[ \alpha + \beta = 180^{o} \]
  Sudut – Sudut yang Terbentuk Oleh Dua Garis Sejajar dan Dipotong Sebuah Garis
Perhatikan gambar di bawah!
Hubungan Antar Dua Garis dan Sudut yang Terbentuk
Dua buah garis sejajar, yaitu garis g dan garis h, dipotong oleh sebuah garis yang tidak sejajar dengan keduanya. Dari perpotongan garis tersebut akan terbentuk sudut – sudut yang terdiri atas sudut sehadap, bertolak belakang, dalam bersebrangan, luar bersebrangan, sepihak, dan luar sepihak.

Sudut Sehadap
Karakteristik sudut sehadap: memiliki besar sudut yang sama
    \[ \angle A_{1} = \angle B_{1} \]
    \[ \angle A_{2} = \angle B_{2} \]
    \[ \angle A_{3} = \angle B_{3} \]
    \[ \angle A_{4} = \angle B_{4} \]
  Sudut Dalam Berseberangan:
Karakteristik sudut dalam berseberangan: mempunyai besar sudut yang sama.
    \[ \angle A_{4} = \angle B_{1} \]
    \[ \angle A_{3} = \angle B_{2} \]
  Sudut Luar Berseberangan
Karakteristik sudut luar berseberangan: mempunyai besar sudut yang sama.
    \[ \angle A_{1} = \angle B_{4} \]
    \[ \angle A_{2} = \angle B_{3} \]
  Sudut Bertolak Belakang
Karakteristik: Mempunyai besar sudut yang sama.
    \[ \angle A_{1} = \angle A_{4} \]
    \[ \angle A_{2} = \angle A_{3} \]
    \[ \angle B_{1} = \angle B_{4} \]
    \[ \angle B_{2} = \angle B_{3} \]
  Sudut Dalam Sepihak
Karakteristik: Jumlah sudutnya adalah 180^{o}
    \[ \angle A_{3} + \angle B_{1} = 180^{o} \]
    \[ \angle A_{4} + \angle B_{2} = 180^{o} \]
  Sudut Luar Sepihak
Karakteristik: jumlah sudutnya 180^{o}
    \[ \angle A_{1} + \angle B_{3} = 180^{o} \]
    \[ \angle A_{2} + \angle B_{4} = 180^{o}\]
 

Selasa, 24 Maret 2020

Perhatikan video berikut ini


Pengertian Gaya

Pernahkah kamu mendorong meja? Pada saat kamu mendorong meja, kedua kakimu menginjak lantai ke belakang untuk menyangga bobot tubuhmu. Ini menghasilkan gaya dorong yang menggerakkan meja ke depan. Jadi apakah yang dimaksud dengan gaya?
Pengertian-Gaya

Pengertian gaya di sini (sains) tidak sama dengan gaya berpakaian atau gaya berbicara. Gaya adalah dorongan atau tarikan. Contoh gerakan dorongan adalah memukul bola poingpong, menutup pintu, dan menendang bola. Adapun contoh gerakan tarikan adalah menarik mobil-mobilan, membuka pintu, dan menarik gerobak.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gaya

Benda dapat bergerak karena adanya gaya yang bekerja pada benda. Jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda maka benda tidak dapat bergerak atau berubah kedudukannya. Beberapa faktor yang mempengaruhi gerak suatu benda adalah adanya gaya gravitasi bumi dan tarikan atau dorongan yang terjadi pada benda.


Macam-Macam Gaya Dalam Kehidupan

Macam-Macam-Gaya-dalam-Kehidupan
Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemukan gaya dengan jenis yang berbeda satu dan yang lainnya. Gaya tarik, gaya dorong, dan gaya gesek merupakan beberapa gaya yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Setiap gaya yang dilakukan memerlukan tenaga. Berdasarkan sumber tenaga yang diperlukan, gaya dibedakan menjadi beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.




Gaya Otot

Gaya otot merupakan gaya yang dihasilkan oleh tenaga otot.3 Contoh gaya otot adalah pada saat kita menarik atau mendorong meja, membawa belanjaan ibu, dan menendang bola. Karena terjadi sentuhan maka gaya ini termasuk gaya sentuh.

Gaya Gesek antara Dua Benda

Gaya gesek merupakan gaya yang terjadi karena bersentuhannya dua permukaan benda.4 Contoh gaya gesek adalah gaya yang bekerja pada rem sepeda. Pada saat akan berhenti, karet rem pada sepeda akan bersentuhan dengan pelek sepeda sehingga terjadi gesekan yang menyebabkan sepeda dapat berhenti ketika dilakukan pengereman.

Ternyata gaya gesek yang terjadi disuatu tempat berbeda dengan gaya gesek yang terjadi di tempat lain, hal ini bergantung pada permukaan benda yang bersentuhan. Gaya gesek pada permukaan yang licin lebih kecil, sedang pada permukaan yang kasar, gaya gesek lebih besar.

Gaya Magnet

Gaya magnet merupakan gaya yang ditimbulkan oleh tarikan atau dorongan dari magnet.5 Contoh gaya magnet adalah, tertariknya paku ketika didekatkan dengan magnet. Benda-benda dapat tertarik oleh magnet jika masih berada dalam medan magnet.

Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi merupakan gaya yang ditimbulkan oleh tarikan bumi.6 Contoh gaya gravitasi adalah jatuhnya buah dari atas pohon dengan sendirinya. Semua benda yang dilempar ke atas akan tetap kembali ke bawah karena pengaruh gravitasi bumi.

Gaya Listrik

Gaya listrik merupakan gaya yang terbentuk pada benda yang bermuatan listrik.7 Dengan kata lain gaya listrik terjadi karena aliran muatan listrik. Aliran muatan listrik ini ditimbulkan oleh sumber energi listrik.8 Contoh gaya listrik adalah bergeraknya kipas angin karena dihubungkan dengan sumber energi listrik. Muatan listrik dari sumber energi listrik mengalir ke kipas angin. Sehingga, kipas angin dapat bergerak.

Minggu, 22 Maret 2020




 
Perhatikan Video berikut


Mupel : Ilmu Pengetahuan Alam
Tahapan pertumbuhan hewan dari kecil sampai dewasa disebut daur hidup hewan. Pada daur hidupnya ada hewan yang mengalami perubahan bentuk, ada juga yang tidak. Hewan yang mengalami perubahan bentuk tubuh dalam daur hidupnya dikatakan mengalami proses metamorfosis.
Proses metamorfosis yang terjadi pada hewan terbagi menjadi dua yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna mempunyai bentuk tubuh yang sangat berbeda pada setiap tahap hidupnya. Pada saat telur menetas, bentuk tubuh hewan tidak sama dengan bentuk induknya. Hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, setelah menetas memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan induknya.




Metamorfosis Sempurna  


Metamorfosis Tidak Sempurna

Tidak Mengalami Metamorfosis





Perhatikan video berikut Hubungan Antar Dua Garis dan Sudut yang Terbentuk Hubungan Antar Dua Garis ...